Memahami Bios
BIOS (Basic Input Output System) merupakan program antarmuka yang digunakan untuk mengatur/mengendalikan Hardware yang terpasang pada komputer atau bisa kita analogikan sebagai jembatan yang menghubungkan antara Hardware dengan software. Program BIOS sudah ditanam pada chip BIOS yang terdapat pada mesin komputer, oleh sebab itu BIOS tetap bisa dibuka meskipun komputer anda tidak memiliki sitem operasi (selanjutnya disingkat OS) ataupun jika komputer anda mengalami kerusakan OS.
Melalui antarmuka BIOS setup program, kita bisa melihat semua hardware yang terpasang pada komputer dan juga bisa melakukan beberapa konfigurasi dasar pada komputer, salah satunya mengatur akses booting utama komputer untuk keperluan instalasi OS, dimana kita harus memilih hardware utama yang akan digunakan untuk melakukan instalasi Windows OS dan ini merupakan bagian penting dalam proses instal ulang Windows OS.
Untuk membuka program BIOS setup, anda harus menghidupkan komputer terlebih dahulu dan kemudian menekan salah satu tombol kunci pada keyboard komputer biasanya tombol F2, DEL atau F12. Perintah membuka program BIOS juga dapat dilihat pada Buku Manual komputer anda. Diketahui pada sebagian komputer Dekstop maupun Laptop, perintah membuka program BIOS biasanya muncul pada saat awal komputer dihidupkan. Perintah tersebut biasanya muncul bersamaan dengan informasi Vendor, Manufacture, Hardware terpasang dan lain-lain, muncul pada rentang waktu antara proses “Power On” ke “Booting” dan harus ditekan pada rentang waktu itu pula. Pesan perintah biasa terletak pada bagian bawah dengan pesan seperti :
“Press <DEL> to Enter Setup” atau,
“Press F2 to enter SETUP, F12 for Network Boot, ESC for Boot Menu”.
Contoh pesan perintah membuka ke sistem Bios
Perintah membuka program BIOS dapat berbeda pada setiap merek, model, manufacture maupun vendor tiap komputer, dikarenakan chip BIOS juga diproduksi oleh supplier yang berbeda-beda pula. Karena itu mungkin anda akan menemukan beberapa merek komputer yang sama tetapi berbeda cara membuka program BIOS. Untuk itu, dibawah ini telah disediakan beberapa petunjuk tombol kunci untuk membuka BIOS setup sesuai dengan beberapa produsen komputer :
| Lenovo |
F2 |
Sony VAIO | F2 |
| Samsung |
F2,
DEL |
Sharp |
F2 |
| Dell Inspiron | F2 |
IBM Think Pad | F1 |
Catatan !
Cari informasi di internet jika anda tidak menemukan tombol kunci BIOS yang cocok untuk komputer anda, sebelumnya ingat terlebih dahulu merek dan model komputer anda. Beberapa supplier BIOS untuk produsen komputer seperti AMD® (Advanced Micro Devices, Inc.), ALR Advanced Logic Research, Inc, AMI (American Megatrends, Inc.), Award™, DTK® (Datatech Enterprises Co.), Phoenix™ dan lainnya juga memiliki tombol kunci sendiri untuk membuka BIOS setup.
Membuka BIOS
Berikut adalah antar muka dari program BIOS yang berhasil dibuka. Antar muka dari program BIOS pada setiap komputer dapat berbeda-beda tergantung dari chip BIOS yang terpasang, tetapi memiliki kesamaan dalam mengkonfigurasikannya . Jika anda telah berhasil membuka BIOS setup, selanjutnya berpindah ke menu Boot dengan menggunakan tombol tanda panah di keyboard. Berikut adalah screenshootnya:
Pada menu Boot, pilih Boot Device Priority tekan Enter. Berikut screenshotnya:
Setelah menu Boot Device Priority terbuka, pilih urutan pertama 1st Boot Device pilih satu hardware yang akan digunakan untuk booting instalasi OS Windows. Ada beberapa pilihan pada 1st Boot Device seperti CD/DVDROOM (jika anda melakukan instalasi melalui CD/DVD OS Windows), Hard Drive (jika OS Windows disimpan di Hard Drive) USB ....(jika anda melakukan instalasi OS Windows melalui USB Drive seperti HDD eksternal, Flashdisk atau DVD eksternal), Floppy Drive (tidak pernah digunakan lagi). Pilih satu perangkat dari mana komputer akan melakukan booting instalasi. Pilih CD/DVDROOM untuk melakukan instalasi menggunakan CD OS Windows 7 melalui CD/DVDROOM atau pilih USB... jika instalasi menggunakan USB. Screenshootnya sebagai berikut :
Setelah memilih perangkat prioritas bootingnya (1st Boot Device/Boot Device Priority), masukkan DVD OS Windows 7 (untuk USB baca catatan di bawah) kemudian Save dan keluar dari BIOS Setup. Untuk keluar dari BIOS setup , pindah ke menu Exit atau tekan tombol F10 pada keyboard. Pilih Yes ketika perintah Exit, Saving Changes?, untuk menyimpan konfigurasi dan keluar. Berikut adalah screenshotnya:
Catatan !
Jika anda melakukan instalasi menggunakan USB, Perangkat USB harus dimasukkan terlebih dahulu sebelum memilih 1st Boot Device/Boot Device Priority. Hal ini dilakukan agar perangkat USB tersebut sudah terdeteksi ketika akan memilih 1st Boot Device/Boot Device Priority.dan pastikan anda memasangnya pada port utama motherboard atau mesin komputer (bukan cangkokan). Hal ini untuk menghindari kegagalan pembacaan port USB agar tidak memiliki gangguan saat instalasi.
Beberapa komputer mungkin akan berbeda cara memilih 1st Boot Device/Boot Device Priority. Gunakan tombol F1 (Help) untuk bantuan jika anda tidak mengetahui cara memilih 1st Boot Device.
Comments
Post a Comment